Jumat, 19 April 2019

METODE PENELITIAN SOSIAL




METODE PENELITIAN SOSIAL SEDERHANA DALAM MENGKAJI GEJALA SOSIAL DI MASYARAKAT 

A. Konsep Penelitian Sosial

Penelitian merupakan cara-cara yang sistematis untuk menjawab masalah yang sedang diteliti

Sikap dan cara berfikir seorang peneliti

Seorang peneliti harus memiliki sikap yang khas dalam menguasai prosedur dan prinsip-prinsip dalam penelitian. Sikap-sikap yang harus dikembangkan seorang peneliti adalah sebagai berikut


Sikap-sikap seorang peneliti

1. Objektif

Seorang peneliti harus dapat memisahkan antara pendapat pribadi dan fakta yang ada. Untuk menghasilkan penelitian yang baik, seorang peneliti harus bekerja sesuai atas apa yang ada di data yang diperoleh di lapangan dan tidak memasukkan pendapat pribadi yang dapat mengurangi dari keabsahan hasil penelitiannya (tidak boleh subjektif)

2. Kompeten

Seorang peneliti yang baik memiliki kemapuan untuk menyelenggarakan penelitian dengan menggunakan metode dan teknik penelitian tertentu.

3. Faktual

Seorang peneliti harus bekerja berdasarkan fakta yang diperoleh, bukan berdasarkan observasi, harapan, atau anggapan yang bersifat abstrak.

Selain itu, seorang peneliti juga di harapkan memiliki pola pikir yang mendukung tugas-tugasnya. Cara berfikir yang diharapkan dari seorang peneliti adalah sebagai berikut.

Cara berfikir seorang peneliti

1. Berpikir skeptis

Seorang peneliti harus selalu mempertanyakan bukti atau fakta yang dapat mendukung suatu pernyataan (tidak mudah percaya)

2. Berpikir analisis

Peneliti harus selalu mengalisis setiap pernyataan atau persoalan yang dihadapi

3. Berpikir kritis

Mulai dari awal hingga akhir kegiatan, penelitian dilakukan berdasarkan cara-cara yang sudah ditentukan, yaitu prinsip memperoleh ilmu pengetahuan.

Kriteria-kriteria seorang peneliti

Menurut Whitney (1960), bahwa ada beberapa kriteria yang harus dimiliki oleh seorang peneliti antara lain sebagai berikut

1. Daya nalar

Seorang peneliti harus memiliki daya nalar yang tinggi, yaitu dapat memberi alasan dalam memecahkan masalah, baik secara induktif maupun secara deduktif

2. Orisnalitas

Seorang peneliti harus mempunyai daya khayal ilmiah dan kreatif. Peneliti harus cemerlang, mempunyai inisiatif yang terencana, serta harus penuh dengan ide yang rasional dan menghindari peniruan atau jiblakan

3. Daya ingat

Seorang peneliti harus mempunyai daya ingat yang kuat, selalu ekstensif dan logis, serta dapat dengan sigap melayani serta menguasai fakta

4. Kewaspadaan

Peneliti harus secara cepat dapat melakukan pengamatan terhadap perubahan yang terjadi atas suatu variabel atau sifat suatu fenomena. Dia harus sigap dan mempunyai penglihatan yang tajam, serta tanggap segala perubahan dan kelainan. Ini penting agar dia bisa dengan cepat mengantisipasi dampak faktor lain terhadap penelitiannya

5. Akurat

Seorang peneliti harus memiliki tingkat pengamatan serta perhitungan yang akurat, tajam dan beraturan

6. Konsentrasi

Seorang peneliti harus memiliki kekuatan untuk berkonsentrasi yang tinggi, kemauan yang besar, dan tidak cepat bosan

7. Dapat bekerja sama

Seorang peneliti harus memiliki sifat yang kooperatif sehingga dapat bekerja sama dengan siapapun

8. Kesehatan

Seorang peneliti harus sehat, baik jiwa maupun fisiknya. Selain itu dia juga harus stabil, sabar, dan penuh vitalitas

9. Semangat

Seorang peneliti harus memiliki semangat yang besar untuk meneliti. Peneliti juga harus memiliki daya cipta serta hasrat yang tinggi

10. Pandangan moral

Seorang peneliti harus mempunyai kejujuran intelektual, kejujuran moral, beriman, dan dapat dipercaya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar